Pukul 12:52 lalu, salah satu siaran TV Pemilu menyiarkan jalannya pemilu di beberapa TPS. Ada sebuah rekaman yang menunjukan beberapa pemilih tetap tertangkap basah sedang menyontreng 3 surat suara sekaligus di bilik suara dan tidak diperlihatkan nomor urut berapa yang sedang dicontreng oleh mereka. Rekaman tersebut kemudian disambung dengan rekaman penyontrengan nomor urut dua oleh pemilih yang memliki satu surat suara. Terlihat pula, pengawas TPS setempat merelakan surat-surat suara tersebut nyemplung ke kotak suara. Kok bisa pas itu ya?
Dilihat dari kualitas rekaman dan artis-artisnya, bisa jadi penyutingan dilakukan menggunakan handycam biasa, bukan candid-camera, lokasi syuting dilakukan di salah satu TPS Indonesia Bagian Timur dan tidak berpindah tempat.
Black Campaign?? Mungkinkah akan diadakan pemilu putaran kedua? Bukan kah jargon pemilu itu “bebas-rahasia”?

