Hindari Menghangatkan Ulang Tai Ayam!

Posted in esai dengan kaitan (tags) , on April 4, 2009 by mew da vinci

Ketika saya mengatakan kepada semua orang bahwa saya akan mengambil Studi di Belanda dengan mengikuti kompetisi blog yang diadakan Neso Indonesia, saya menerima respon berupa kening berkerut-kerut atau ekspresi sangsi lainnya menanyakan: “Oh ya? Berapa lama? Gimana prosedurnya?”

Seperti biasa, saya memberi tanggapan standar dengan meminta melihat hasilnya. Sebenarnya, gak semua orang menanggapinya seperti itu, beberapanya malah menyemangati atau cuek saja, bisa jadi karena tahu kalau saya cuma anget-anget tai ayam, kalau tai-nya sudah dingin ya beres atau malah cari hal-hal yang bikin tai-tai ayam anget lagi.

Ini kelemahan saya yang paling dominan. Saya sadar dan lama-lama butuh sesuatu yang mampu “menggampar” a.k.a bikin syok biar makin nyata perubahannya.

Namun seseorang mengatakan bahwa untuk sebuah perubahan jangan biasakan nunggu tapi lakukan. Tidak butuh instruksi tapi inisiatif. Tidak hanya wacana tapi realisasi.

Hal ini membuat saya ingin berbagi tips denganmu…

Lho?! Memangnya salah?

Posted in esai, opini dengan kaitan (tags) , , on Februari 26, 2009 by mew da vinci

Gara-gara pagi ini saya dibilangi tidak toleran, kejam, dan seenaknya oleh nenek-nenek yang saya tolong tadi pagi. Saya jadi agak nesu dan mikir: Apa saya salah? Maybe Yes, Maybe No.

Jika Karakter Itu Gelas

Posted in opini, puisi dengan kaitan (tags) , , , on Februari 14, 2009 by mew da vinci

karakter itu gelas, gelas bukan karakter
kata banyu
dan ya kataku
kataku lagi
tidak selalu begitu
ada tempat dengan meja penuh gelas
karakter itu gelas, gelas bukan karakter
kali ini kataku
ya kata banyu
menuang gagasan
gelas ke gelas
yang penuh
atau kosong
atau bolong
dan terjaga ketat
saling tindih juga menekan
karena ditumpuk?
banyu diam aku diam
dalam gelas
dunia mati di sana
sesempit itu memang, tapi –
nyatanya begitu
pasti kata banyu ya kataku
banyu kataku ya kata banyu
gelasku tidak pernah penuh
tapi tidak kosong
mulai hilang pesonanya
retak mungkin
ditambal percuma
dan segera aku akan hilang

Sajak “Dari Jantung Hati Ayam”

Posted in puisi dengan kaitan (tags) , , on Desember 28, 2008 by mew da vinci

Oh cintaku,
mengapa engkau berselimut tempe berpayung jamur
sedangkan tiada butiran garam pun
yang kuberi untuk melukai kulit kunyitmu
hanya timun bercampur madu.

Cintaku, cintaku masih seperti terigu
berbaur susu dan gula
terkocok bersama telur
dicelupkan ke dalam didihan mentega.

Oh cintaku,
tatkala kutatap butiran merica yang keluar dari mata bawangmu
jantung, hati dan ampela
bagai tercambuk cabai

Biar!
Biar kuseka dengan jemari jahe ini.
Namun, janganlah kau semburkan sosis berlapis keju
dari lidah buayamu yang kelu

Ini salahku duhai cinta
semua kini terlanjur matang
makanlah bubur dengan sambal, kecap dan cuka
tambahkan potongan wortel, tomat, jagung juga seledri
sajikan bersama teh.

Oleh : Mew da Vinci a.k.a Lutfia Insani

*************
Saya persembahkan kepada semua korban keganasan cinta.

Say Meoow! Loudly.

Posted in esai dengan kaitan (tags) , , , on November 12, 2008 by mew da vinci

Setelah berminggu-minggu mandek nge-blog. Akhirnya saya keluarkan juga maskotnya freakbreak, kucing emas yang dinamai “schold” (baca: shold). Dan sudah saya jadikan favicon untuk blog saya ini. Sayang saya gak tahu cara bikin favicon di wordpress. Apaan sieh?