Sajak “Dari Jantung Hati Ayam”


Oh cintaku,
mengapa engkau berselimut tempe berpayung jamur
sedangkan tiada butiran garam pun
yang kuberi untuk melukai kulit kunyitmu
hanya timun bercampur madu.

Cintaku, cintaku masih seperti terigu
berbaur susu dan gula
terkocok bersama telur
dicelupkan ke dalam didihan mentega.

Oh cintaku,
tatkala kutatap butiran merica yang keluar dari mata bawangmu
jantung, hati dan ampela
bagai tercambuk cabai

Biar!
Biar kuseka dengan jemari jahe ini.
Namun, janganlah kau semburkan sosis berlapis keju
dari lidah buayamu yang kelu

Ini salahku duhai cinta
semua kini terlanjur matang
makanlah bubur dengan sambal, kecap dan cuka
tambahkan potongan wortel, tomat, jagung juga seledri
sajikan bersama teh.

Oleh : Mew da Vinci a.k.a Lutfia Insani

*************
Saya persembahkan kepada semua korban keganasan cinta.

Iklan

28 tanggapan untuk “Sajak “Dari Jantung Hati Ayam”

  1. gurihnya hati ayam dipadu dengan perihnya ditampar cinta πŸ™‚
    Lebih baik dinikmati sajian ati ayam itu dengan nasi anget kebul-kebul, lebih baik minumnya susu jangan teh . Biar menyempurnakan ke 4 sehatnya

    Suka

  2. # bisnis online free
    alhamdulillah wajah saya gak jelek-jelek amat, karena dua-tiga puisi sudah jadi.. πŸ˜€

    # deddy d
    hmmm cita rasa yang dalam..
    kalau kopi itu terlalu kental atau encer maka gak akan pernah enak dicampur sama apa pun. πŸ˜€

    Suka

  3. Ahyak…
    muntahku akan rasa tak enak
    bukan karna bumbu yang kurang sedap
    atau bahkan ayam yang tak lezat

    mungkin cara meracik pikirannya
    atau mungkin kesalahan hati yang kosong

    em…
    sepertinya menu yang kau sajikan lezat juga
    patut dicuba.

    setelah ku coba…
    ternyata ini bukan menu karna ‘keganasan cinta’
    tapi ego yang tak terkendali oleh hati nurani
    atau bahkan ….

    wealah jadi ngawur….

    ‘Dari Jantung Hati Ayam’ em bagus juga πŸ˜€

    bisa pezen ‘Dari Jantung Sapi’ cz hati ayam terlalu kecil kurang puaz πŸ˜€

    Ok dech, salam ‘Dari Jantung Hati Ayam’

    Suka

  4. Cinta…..?
    Sebuah misteri…yang bisa membuat orang melayang ke langit ke tujuh…atau menjerembabkannya ke dasar bumi…..
    Sebuah anugerah….jika kita bisa menemukan Cinta yang membawa kebahagiaan sejati.

    NB: Salam kenal…monggo mampir ke blog saya. Trims

    Suka

  5. Kini sang “ayam” pun berubah,
    Berubah menjadi sang kucing,
    Kucing yang pandai bermain, lincah dan cantik,
    Cantik bagai permaisuri

    Permaisuri diatas para pengawal,
    Pengawal berwajah ayam…

    Dan tebak apa yang disampaikan permaisuri itu kepada para pengawalnya?
    Telah kutinggalkan sosok seseorang bernama “anak kecil”

    ===========================

    Dipersembahkan untuk seorang wanita, bukan anak kecil πŸ™‚

    Suka

  6. Hmm…. Cinta adalah… Mungkinkah kita dari yang namanya CINTA…??
    Btw, apa arti CINTA yaps???

    Huff… Sajak Yang Bagus…
    Tetap Berikan Karya-karya terbaikmu ya…… Bagusss

    Suka

  7. # [H]
    pesanan segera datang..
    maaf lama nunggu… πŸ˜€

    # cantigi
    moccacino satu, pakai yang keren gak pakai cream… segera datang πŸ˜€

    # taufik79
    salam kenal…

    # blow
    happy new year and new month

    # bamz
    thank’s ya! πŸ˜‰

    # online business
    makasih.. yang komen juga keren-keren nieh.. πŸ˜€

    # sazka
    aaah bisa aja adek ini πŸ˜€

    # han han
    hari ini promosi dari saya, jadi gratiss.. πŸ˜€

    # sazka
    iya dek..
    sering-sering yaa.. makasih juga buat “oom”-nya.. πŸ˜‰

    # setyochannel
    saya belum bisa nemuin cinta yang sejati itu mas πŸ˜€

    # han han
    makasih kawan.
    aku terharu.. 😦

    # wuller
    okay! πŸ˜‰

    # blackbone
    makasih..
    insyaallah selalu.. πŸ˜‰

    # enzha21
    yuks! πŸ˜€
    traktir saya ya.. πŸ˜€

    # bodrox
    πŸ˜€ tusuk giginya diganti garpu dulu ya? πŸ˜€

    # starboard
    iya, mbah.. ini resepnya flexible.. bisa roti, bubur, kare, sop πŸ˜€
    makasih mbah, mampir terus ya..

    Suka

Jangan malu-malu ngasih tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s