Selamat Jalan, GUS. Aku Akan Rindu.


Berkenan kah kau jika kuulangi lagi kata-kata yang menjadi judul tulisan ini?

Hanya sedikit mengenang tentang siapa Gusdur.

Abdurrahman Wahid atau yang dikenal juga dengan nama Gusdur ini pernah menjabat sebagai dekan dan dosen di Universitas Hasyim Ashari, Jombang (1972-1974), Sekretaris Umum Pesantren Tebu Ireng (1974-1980), Katib Awwal PBNU (1980-1984), Ketua Dewan Tanfidz PBNU (1984-2000), Ketua Majelis Ulama Indonesia (1987-1992), Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (1989-1993), dan pada tahun 1999-2001 beliau menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pernah kah kau menyangka bahwa sesosok Gusdur juga senang mengamati pertandingan sepak bola, mendengarkan dan menyaksikan pagelaran wayang kulit yang kian langka, dan menjadi seorang doktor kehormatan di Universitas Netanya, Israel, pada tahun 2003?

Saya salah satu penggemar tulisan-tulisan kolom karya Gusdur ini sangat berduka cita atas berpulangnya beliau ke Rahmatullah.

Sekali lagi, “Selamat jalan, Gus. Aku akan rindu.”

Abdurrahman Wahid

Iklan

12 tanggapan untuk “Selamat Jalan, GUS. Aku Akan Rindu.

  1. hehehehe,…..akhirnya nulis lagi juga..:D
    haruskah ada peristiwa2 yang boom baru bisa nulis lagi?
    ‘ Penari yang bagus bukannya mengikuti suara tepuk tangan penonton, tapi ikutilah suara musiknya’

    Suka

Jangan malu-malu ngasih tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s