Kayak Gimana Sieh Saya Waktu SD? [2]


Sepertinya saya belum cerita tentang cinta pertama saya. Saya bertemu dengan pria yang kira-kira seusia saya di Pantai Parang Tritis. Saat masih di Yogyakarta, kakak saya sempat kena asma. Setiap hari, kakak minum obat-obatan antibiotik dan tidak boleh lupa. Namun, pernah sehari kakak saya tidak minum, jadi ibu langsung menyetop kakak mengonsumsi obat dan membawa kami semua ke Parang Tritis setiap sore. Jika hari libur, kami bisa bermain di pantai dari pagi. Siang hari, seminggu sebelum kami pindah rumah, saya bertemu dengan anak seusia saya yang lucu dan imut-imut. Rambutnya klimis dan disisir belah pinggir. Kulitnya putih kecokelatan. Senyumnya manis. Postur tubuhnya kurus dan tinggi. Pipinya gemuk kayak lagi nyembunyiin Bakpao. Matanya tidak terlalu sipit. Dia pakai baju motif kotak-kotak dan celana pendek warna biru. Saat itu kami berpandangan, dan saya pun terkesima. Saya yang memang pemalu, hanya bisa senyam-senyum sambil lirak-lirik pasir di kaki saya. Pas saya pengen ngajak kenalan, eh dia sudah lari ke arah ibunya yang lagi ngelambai-lambai. Karena kege-eran, saya membalas lambaian ibunya, kemudian berlari sambil tersipu malu. Sebelum saya lebih jauh, saya tandai pohon tempat keluarga anak itu ngaso. Tiap hari saya berharap dia datang, tapi tidak ketemu karena setelah hari itu saya selalu datang sore-sore.

Di hari terakhir saya di Yogyakarta, saya benar-benar sedih karena gak bisa ketemu untuk terakhir kali. Keinginan saya sederhana, hanya ingin mengingat wajahnya.

Mungkin Allah mendengar keinginan saya, sehingga saya dipertemukan dengan anak kecil yang wajahnya mirip dengan yang kemarin, di bawah pohon yang sudah saya tandai. Sebenarnya saya tidak terlalu yakin apakah mereka orang yang sama. Tapi, saya tidak mau melewatkan kesempatan. Saya pandangi lekat-lekat dan saya ajak kenalan.

“Hai, namanya siapa?” Saya tersenyum sampai memperlihatkan dua baris gigi saya. Dia hanya menoleh ke arah saya, dan diam saja. Saya gak biasa didiemin gitu, apa lagi saya ngebet banget pengen kenalan. Jadi, saya tanya terus sampai dia gerah dan ngejawab pertanyaan saya. Setelah dia ngasih tahu namanya, kami sama-sama terdiam. Lama-lama saya mikir juga, “kok dia gak nanya nama saya?” Kemudian saya tanya, apa dia mau tahu nama saya? Dan ternyata responnya positif! Karena saya iseng dan pengen bikin dia penasaran, saya bilang kalau nama saya adalah Usagi. Anda tahu Usagi? Usagi adalah nama tokoh kartun di serial anak berjudul “Sailor Moon”, pacarnya Mamoru.

Dia, anak kecil itu, masih sekolah SD kelas dua, sama seperti saya, dan lagi liburan sekolah di Yogyakarta. Saya tanya macam-macam, seperti tinggal dimana, sekolah di SD mana, orang tuanya siapa, anak ke berapa, apa cita-citanya, dan sampai kapan di Yogyakarta. Semua jawaban yang dia berikan, masih terekam dengan jelas. Karena saya sangat ingin bertemu lagi, maka saya katakan yang sejujurnya bahwa nama saya yang sebenarnya bukanlah Usagi. Saya ajak dia untuk berjanji akan bertemu lagi di pantai dan pohon yang sama, saat sore hari, karena saya akan memberitahu siapa saya yang sebenarnya. Ternyata dia mau membuat kesepakatan dengan saya. Agar saat dewasa kami tidak lupa dengan pohon tempat kami bertemu, kami sama-sama membuat tanda di pangkal pohon tersebut.

Ah! Cinta pertama. Cinta pada seseorang yang entah siapa. Sepanjang perjalanan dari rumah di Yogyakarta sampai Bojong Gede, saya terus bertekad untuk menemukannya. Yang saya tahu hanya, dia tinggal di Jakarta dan bukan anak tunggal. Itulah misi yang saya bawa ke sekolah baru dan membuat saya terus percaya dengan keajaiban.

Dilanjutin postingan hari senin yaa…

11 responses to “Kayak Gimana Sieh Saya Waktu SD? [2]

  1. Hah?! Usagi?! jd yg waktu dulu itu elo mew??

  2. yah mau ngaku, udah keduluan hisbullah,,

    keren mew….
    maaf baru baca,,,,,
    saya lanjut ke yg ke3…

  3. ditunggu kelanjutannya mbak

Jangan malu-malu ngasih tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s