Halaman Terakhir


Pernahkah kita bertemu? Atau sekedar berbincang melalui jendela hitam yang memangkas ruang dan waktu. Menyapa dalam sekumpulan partikel rindu, sendu, dan mengabu-abu. Jika “iya” adalah jawabanmu, maka ingatkah kamu pernah mengisi pandanganku dengan keindahan bayangmu dibalut titik-titik merah muda, jingga, hijau, biru dan kelabu? Dan sekali lagi, jika “iya” adalah jawabanmu, maka pernahkah kamu mendalami mataku? Dimana tersimpan dunia seribu musim, dipenuhi rerumputan dengan sela-seling ilalang menguning dan air mengalir dari tempat yang berbukit-bukit. Di situ lah kamu. Tempat terakhir kita berceloteh tentang kemarin sore. Dan kuselipkan ekspresimu pada guguran debu.

Masihkah kamu di sini? Atau sudah menghilang dari jangkauan? Jika “berkelana” adalah jawabanmu, sudahkah kamu dengar berita tentang aku yang lelah menapaki permadani mawar beduri? Bukan karena tidak ada kamu, melainkan semangatku mendahului tuannya, setelah memutuskan untuk menemanimu. Tapi tidak mengapa, aku tidak mengharapkannya kembali, walau harus terkoyak hingga terbaring mati di sini.

Izinkan aku menyebut namamu dalam lamunan, tawa, riang, keluh, dan kesah. Serta, izinkan lah aku meminta maaf, karena hingga terakhir kalinya degub-denyut ini disenandungkan, aku hanya mampu mencurahkan salam dari pembaringan. Semoga bukan buih-buih kenangan, yang akan menyambut kedatanganmu, agar kita masih bisa berjabat tangan, berpelukan, dan saling menepuk bahu dalam rahmat cinta, kasih, dan sayang Tuhan.

————- Minggu malam, 28 April 2013
Didedikasikan dalam syair rindu untuk seseorang yang jauh, dimana kemarin adalah terakhir kalinya kami berbincang (semoga saja hanya dugaanku, semoga saja masih tersisa kesempatan). Dan jika ia membaca tulisan ini, maka: “bolehkah aku sertakan namamu? Karena sungguh, aku ingin kamu ada di dalamnya…”

4 responses to “Halaman Terakhir

  1. ehem uhuk uhuk

    ……… ?????
    heh?

    serem bener fie?
    beda bener ma sebelum2nya

  2. boleh aja..cyiin

Jangan malu-malu ngasih tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s