Rindu Itu Kutaruh Di Dalam Almari


Sehari bagai setahun. Seminggu bagai seabad. Sebulan mungkin tak akan kuasa kulalui. Detikku segera berlalu. Waktuku segera berganti. Mungkinkah bayangmu akan abadi?

Sesekali dalam pintaku, kutanyakan perihal dirimu kepada Rabb yang Maha Segalanya untukku. “Wahai Allah! Wahai Allah! Ingatkah dia padaku? Karena aku tengah mengingatnya. Lupakah dia denganku? Karena aku masih mengingatnya.”

Jum’at, 3 Oktober 2014 – Sentul, Bogor, Indonesia. Di samping lemari es, menikmati bising genderang palu dan paku buruh-buruh bangunan.

Jangan malu-malu ngasih tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s