Rindu Itu Kutaruh Di Dalam Almari


Sehari bagai setahun. Seminggu bagai seabad. Sebulan mungkin tak akan kuasa kulalui. Detikku segera berlalu. Waktuku segera berganti. Mungkinkah bayangmu akan abadi?

Sesekali dalam pintaku, kutanyakan perihal dirimu kepada Rabb yang Maha Segalanya untukku. “Wahai Allah! Wahai Allah! Ingatkah dia padaku? Karena aku tengah mengingatnya. Lupakah dia denganku? Karena aku masih mengingatnya.”

Jum’at, 3 Oktober 2014 – Sentul, Bogor, Indonesia. Di samping lemari es, menikmati bising genderang palu dan paku buruh-buruh bangunan.

Iklan

Diamku Bukan Karena Aku Batu


Wahai engkau yang mengaku telah memberikan hatinya padaku, sudah tahukah engkau siapa aku? Sudahkah engkau benar-benar berkenalan dengan hatiku? Jika ya adalah jawabanmu, lantas mengapa tak bergeming dirimu ketika hatiku mulai gelisah? Lantas mengapa tak berdesir dirimu ketika tetes-tetes air mataku membasahi pipiku lantaran melihat ulahmu? Apakah aku tampak bagai batu dihadapanmu? Yang tidak akan pernah mengeluh ketika engkau mengacuhkanku. Yang tidak akan pernah menangis ketika engkau bermesraan di tengah keberadaanku.

Wahai engkau yang memintaku tersenyum ketika aku mengingatmu karena engkau bilang padaku engkau merindukanku, benarlah adanya bahwa belum habis air mata ini menangisimu. Semoga doaku untukmu, dikabulkan oleh Dia, Sang Maha kuasa.

Sampingan

Dengan apa harus kuawali percakapan ini denganmu? Mungkin agar kamu tidak hanya sekedar mengerti, ataupun sekilas memahami. Kalimatku, bisa kapan saja membuih, kemudian menjadi bulir-bulir yang hanya akan engkau pandangi sambil berlalu.

Entah apa yang menelusup ke dalam dadaku, seakan aku bisa merasakan kebingungan dan keraguan di hatimu. Sudah biasakah engkau membisu? Sudah budayamukah memalingkan hatimu? Atau beginikah caramu melepas egomu? Ketika engkau menyadari seseorang menantimu pada suatu halte.

Hanya karena kuredam suaraku dalam kebisingan televisi, agar tidak terjangkau oleh telingamu. Dan hanya karena kubiaskan air mata yang bergulir ke dalam shower yang memercik gerimis, agar pandanganmu tidak terganggu. Maka, wajarkah bagimu meniadakan permohonanku? Baca lebih lanjut

30 Menit Menuju Liputan 6 Award 2013. Pak SBY, Sudah Sampai Mana Ya?


Een Sukaesih adalah salah satu kandidat peraih penghargaan Malam Anugerah Liputan 6 Award 2013 untuk kategori pendidikan. Ini adalah pertama kalinya saya mendengar tentang Een Sukaesih. Saya ingin sedikit berbagi tentang beliau.

Detik-detik kedatangan Een Sukaesih ke Kota Jakarta diabadikan dalam video berita terkini liputan6.com. Beliau adalah seorang guru di Sumedang, Jawa Barat, yang hidup dengan keterbatasan fisik, tepatnya ia mengalami disability. Namun, semangatnya luar biasa. Ia tidak mengeluh karena sebelah matanya diburamkan katarak. Ia masih terus mengamalkan ilmunya, berbagi apa saja kepada para murid, walau harus disampaikan sambil berbaring karena tangan dan kakinya lumpuh.

Bagaimana saya bisa tidak terinspirasi, setelah melihat semangat hidup Een Sukaesih. Dengan semua aktivitas yang ia lakukan, semata-mata untuk menunjukkan bahwa penyandang cacat pun masih bisa melakukan banyak hal untuk terus melangkah maju, tanpa putus asa atau berkecil hati. Baca lebih lanjut

Robot Hanoman Siap Berlaga di ABU ROBOCON 2013


Masih ingat “Hanoman”? Diceritakan secara turun-temurun dalam kitab Serat Pedhalangan, bahwa Hanoman merupakan kera putih sakti mandraguna yang kebal terhadap berbagai macam senjata. Hanoman hanya bisa mati jika dan hanya jika ia mengehendaki dirinya demikian.

Hanoman telah menjadi salah satu tokoh pewayangan legendaris dan inspiratif, yang diinterpretasikan ke dalam wujud robot, dan sukses menyabet juara pertama dalam Kontest Robot Indonesia Regional II.

Menggunakan teknologi sensor suara, robot Hanoman bisa menari mengikuti lantunan gending jawa secara stabil dan tanpa terjatuh. Rencananya, dalam video berita terkini liputan6.com, robot Hanoman akan menjadi salah satu kontestan di Asia-Pasific Broadcasting Union (ABU) Robocon Vietnam, pada Agustus 2013. Hmm, bisa gak ya robot Hanoman beserta jajaran tim suksesnya mengalungi medali emas? Baca lebih lanjut